Rabu, 09 Mei 2012

ORDE LAMA, ORDE BARU, DAN REFORMASI

http://duniadian.com/wp-content/uploads/2010/06/pancasila1.jpg

NO
ORDE LAMA
ORDE BARU
ORDE REFORMASI

KELEBIHAN
KEKURANGAN
KELEBIHAN
KEKURANGAN
KELEBIHAN
KEKURANGAN

1.    Indonesia berhasil merebut kemerdekaan

2.    Indonesia berhasil mempertahankan kemerdekaan Indonesa

3.    Indonesia berhasil merebut kembali Irian Barat

4.    Dilakukannya Pemilihan Umum untuk yang pertama kalinya.


1.  Banyaknya terjadi pemberontakan

2.  Seringnya terjadi pergantian kabinet

3.  Terjadinya krisis ekonomi

4.  Munculnya gerakan 30s pki yang sangat merugikan bangsa indonesia

5.  Era "Demokrasi Terpimpin", yaitu kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan kaum borjuis nasional dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani, gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. Pendapatan ekspor menurun, cadangan devisa menurun, inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah.

1.    Pemerintah berhasil melakukan keberhasilan ekonomi dan peningkatan jumlah infrastuktur.

2.    melakukan pembangunan ekonomi.

3.    meningkatnya sarana dan prasarana fisik yang dapat dinikmati oleh sebgaian besar masyarakat indonesia.

4.    Gerakan 30 S PKI berhasil ditumpas

5.    Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) melakukan pembersihan terhadap anggotanya dengan memecat 65 orang anggotanya yang mewakili  PKI dan ormas-ormasnya.

6.    Indonesia menjadi anggota PBB

7.    Pemerintah berhasil melakukan penghentian konfrontasi dengan Malaysia

8.    Pemerintah berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk

9.    Swasembada pangan

1.      Kurangnya pembangunan mental para pelaksana pemerintahan.

2.      Korupsi, kolusi dan nepotisme (kkn) menjadi budaya para pejabat negara, aparat penegak hukum dan pengusaha.

3.      Indonesia terperangkap pada utang luar negeri yang besarnya mencapai US$137 Miliar.

4.      Adanya ketidakadilan di bidang politik, ekonomi dan hukum.

5.      Pemerintahan orde baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto tidak konsisten dan konsekuen terhadap tekad awal Orde Baru.

6.      Munculnya keinginan untuk terus menerus mempertahankan kekuasaannya.

7.      Sebagian anggota MPR diangkat berdasarkan hubungan kekeluargaan (nepotisme)

8.      Sekitar 40 lebih bank bermasalah dilikuidasi pemerintah

9.      Pertumbuhan ekonomi menjadi minus sekitar 20%-30%

10.  Sejak Juli 1997 ,nilai tukar rupiah terhadap dollar as merosot drastis dan hanya tinggal bernilai 30%
1.  Praktik Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (kkn) di kalangan para pejabat pemerintahan dan pengusaha dalam kegiatan perekonomian nasoinal semakin banyak ditemukan bukti-buktinya.

2.  Pemerintah tidak lagi otoriter dan terjadi demokratisasi di bidang politik

3.  Peranan militer di dalam bidang politik pemerintahan terus dikurangi

1.    Timor Timur lepas dari wilayah republik indonesia

2.    Konflik antar kelompok etnis bermunculan di berbagai daerah

3.    adanya perangkapan jabatan yang membuat pejabat bersangkutan tidak dapat berkonsentrasi penuh pada jabatan publik yang diembannya

1 komentar:

  1. perjalanan yang sangat panjang bagi Indonesia tercinta. semua tak mudah dan penuh dengan perjuangan serta kerja keras. terimakasih informasinya :)

    BalasHapus